Kujumpai engkau ditengah gurun savana
Berpendar selaksa permata nan tiada tara
Tetapi tetaplah engkau berselimut dalam kering dan sunyi
Seperti sebungkus asa ku yang tersembunyi
Dalam luasnya hamparanmu
Terangmu menuntunku pada pencarian
Sendiri
Kutemukan dikau di kedalaman samudra
Berbinar laksana untaian mutiara
Dan tetaplah dikau bersemayam dalam gelap dan dingin
Seperti juga gelisah hatiku memendam bathin
Dalam terpaan gelombang samudra
Dinginmu merengkuhku pada dekapan
Tanpa makna
Engkaulah mutiara
Yang kucari sebagai puncak asa
Menggenapi mahligai dengan untaian permata
Meski tetaplah engkau dalam dingin dan sunyi
Dan membiarkanku dalam penantian tanpa makna
Sendiri
Muara teweh...Juli 01
Rabu, 25 Maret 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
KISAH PAGI
Aku menemui embun pagi Yang bersiap pergi dari ujung dedaunan Ia seperti malu bercengkrama dengan mentari Yang menawarkan kehangat...
-
Uff..... Mungkin baru seperempat saja kelopak mataku iklhas terbuka Ketika sanubariku tergerak, mengalirkan energi ke sel, sar...
-
2. NEGERI IMPIAN Disana...di negeri para Karaeng Tersebutlah sebuah negeri setengah dongeng Dimana beban masyarakat sangatlah enteng Ka...
-
Ia seperti pagi yang berkabut Dimana cerah menjumpai harapan Dan dingin mendekap mengenyahkan kalut Ia seperti siang dengan hembusan angin b...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar